Dalam grafik komputer, kita membedakan antara Vektor dan Bitmap grafik. Grafik vektor (seperti SVG) menggambarkan gambar melalui bentuk logis; setiap elemen adalah objek permanen di dalam DOM. Sebaliknya, grafik bitmap (seperti HTML5 Canvas) bekerja dengan raster titik berwarna.
1. Transisi ke Canvas
Meskipun SVG lebih mudah diatur gayanya melalui CSS, peramban harus melacak setiap simpul. Untuk kebutuhan kinerja tinggi, seperti game dengan ribuan bagian yang bergerak, API Canvas jauh lebih unggul. Ini menyediakan satu elemen DOM yang mengandung permukaan gambar—secara esensial sebuah "kertas kosong."
2. Konteks Menggambar
Elemen <canvas> adalah sebuah "kotak hitam" hingga kita menginisialisasi konteks. Metode objek ini menyediakan antarmuka penggambaran sebenarnya, memisahkan elemen tampilan dari logika rendering.
3. Kesadaran Namespace
Dalam grafik berbasis XML seperti SVG, atribut xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" sangat penting. Ini memberi sinyal kepada peramban untuk beralih dari pemrosesan HTML standar ke skema grafik tertentu, sehingga tag bentuk dapat dikenali sebagai objek interaktif.